Wednesday, September 12, 2012
Act of Faith
Markus 5:34 Maka kata-Nya kepada perempuan itu: "Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!"
Ada seorang wanita yang 12 tahun mengalami pendarahan yang keadaannya makin memburuk. Kondisi semacam ini sangatlah parah bagia wanita siapa saja dan kapan saja. Tetapi bagi wanita Yahudi ini merupakan penyakit yang paling parah dan tidak ada bagian yang tidak cemar. Secara seksual ….. dia tidak boleh menyentuh suaminya, secara keibuan … dia tidak bisa melahirkan anak, secara kemasyarakatan ….. apa yang disentuh dianggap najis, secara rohani …. Dia tidak diijinkan masuk ke dalam bait Allah.
Dia telah mencari pertolongan kemana saja dan telah menghabiskan segalanya tapi kondisinya tidak semakin baik. Bahkan kitab Talmud memberikan paling sedikit 7 pertolongan dan itu sudah dicobanya.
Pada waktu itu dia menjumpai Yesus yang berada di tengah-tengah orang banyak. Dia memberanikan diri dan mulai menerobos di antara kerumunan orang yang berada disitu. Markus 5:28 Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh." Ini adalah sebuah keputusan yang mengandung risiko yang tinggi sebab jika orang banyak itu mengetahuinya maka akan dicaci maki dan kesembuhan berlalu. Tapi yang dimiliki adalah keyakinan yang tinggi bahwa Yesus bisa menolongnya dan harapan yang besar bahwa Yesus mau menolongnya. Iman adalah satu keyakinan bahwa Dia bisa dan satu harapan bahwa Dia mau melakukan. Iman adalah satu kepercayaan bahwa Allah itu maha ada dan bahwa Allah itu baik. Iman adala suatu pilihan yang mau mempercayai Dia bahwa Dia peduli dan tidak meninggalkan umatNya. Iman bukanlah suatu kepercayaan untuk melakukan apa yang kita inginkan tapi melakukan apa yang benar.
Jalan Allah itu terbalik. (terbalik ke atas sedang jalan kita terbalik ke bawah). Tuhan berkata semakin tidak ada harapan semakin murni doa saudara dan membutuhkan keselamatan. Seorang perempuan sehat pasti tidak akan menghargai dengan menjamah puncai jubahNya tapi bagi wanita sakit ini … jika pilihannya bersatu dengan penyerahannya maka mujzatpun terjadi. Yang harus dilakukannya adalah bertidaklah. Mujizat terjadi bila kita berbuat sesuatau dan kita bergerak dan melangkah. Melakukan sesuatu merupakan pernyataan iman. Markus mencatat dua peristiwa yang terjadi ketika perempuan ini menjamah puncai jubah Yesus. Pertama, Yesus menyembuhkan sebelum Dia mengetahuin-Nya. Kedua, Dia memanggil dengan panggilan “anakKu”
Leo Tolstoy pengarang Rusia yang terkenal bercerita tentang sebuah peristiwa ketika dia berjalan-jalan dan bertemu dengan seorang pengemis. Tolstoy merogoh sakunya hendak memberikan uang kepada pengemis itu tapi rupanya sakunya kosong. Tolstoy memandangnya dan berkata : “Maaf saudaraku aku tidak memiliki apa-apa yang dapa kuberikan”. Si pengemis bersemangat sambil berkata : “ Bapak telah memberikan kepadaku lebih dari apa yang kuminta karena telah memanggilku “saudaraku”.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.