Ada cerita tentang
pasangan muda dengan anak yang menginjak remaja. Mereka
memiliki ibu yang tua, suami istri muda ini sangat sebal dengan ibunya
karena ibunya sangat cerewet dan menjengkelkan menurut pandangan mereka.
Akhirnya suami istri muda ini membawa ibunya ke pinggir hutan dekat
rumah mereka. Setibanya di hutan mereka mengikat ibunya di sebuah pohon
dengan tali jemuran berwarna merah. Tanpa disadari oleh pasangan muda
ini bahwa anaknya yang menginjak remaja ini mengikuti dari belakang
setelah mereka mengikat ibunya dan meninggalkan ibunya sendirian di
pinggir hutan mereka kembali ke rumah. Pikirnya ibunya sudah mati di
makan binatang buas. Tapi si anak ini melepaskan neneknya dan diapun
pulang ke rumah. Setibanya di rumahnya orang tuanya bertanya : “Nak,
darimana kamu ? sore begini kok kamu baru pulang. Jawab si anak : “o,
aku baru main-main ke pinggir hutan pa, dan aku menemukan tali jemuran
berwarna merah tergeletak dekat sebuah pohon. Lalu papanya bertanya :
“Nak, lalu kenapa bawa tali ini pulang ?”. Jawab anak itu : “aku akan
simpan tali ini nanti kalau sudah dewasa dan berkeluarga dan papa mama
sudah menjadi tua aku akan bawa papa mama ke pinggir hutan dan akan
mengikat papa mama pada sebuah pohon dengan tali jemuran ini”.
Terkejutlah papa mamanya melihat jawaban anaknya.
Refleksi dan Kontemplasi :
Apa yang kita tabur pasti akan kita tuai, apa yang kita lakukan akan diikuti anak-anak kita. Jangan larang anakmu merokok kalau engkau merokok, jangan larang anakmu berdusta kalau anda masih berdusta. Jadilah teladan dalam kehidupan keluargamu. Dalam Galatia 6 : 7-9 “jangan sesat Allah tidak membiarkan dirinya dipermainkan karena apa yang ditabur orang itu juga yang akan dituainya sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya tetapi barangsiapa menabur dalam roh, dia akan menuai hidup yang kekal dari roh itu. Janganlah jemu-jemu berbuat baik sebab apabila sudah datang waktunya kita pasti menuai jika kita tidak menjadi lemah”. Taburlah apa yang baik dan engkau akan menuai yang baik. Hormatilah ayah dan ibumu supaya engkau berbahagia dan janji yang nyata supaya panjang umurmu.
Refleksi dan Kontemplasi :
Apa yang kita tabur pasti akan kita tuai, apa yang kita lakukan akan diikuti anak-anak kita. Jangan larang anakmu merokok kalau engkau merokok, jangan larang anakmu berdusta kalau anda masih berdusta. Jadilah teladan dalam kehidupan keluargamu. Dalam Galatia 6 : 7-9 “jangan sesat Allah tidak membiarkan dirinya dipermainkan karena apa yang ditabur orang itu juga yang akan dituainya sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya tetapi barangsiapa menabur dalam roh, dia akan menuai hidup yang kekal dari roh itu. Janganlah jemu-jemu berbuat baik sebab apabila sudah datang waktunya kita pasti menuai jika kita tidak menjadi lemah”. Taburlah apa yang baik dan engkau akan menuai yang baik. Hormatilah ayah dan ibumu supaya engkau berbahagia dan janji yang nyata supaya panjang umurmu.
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.