Wednesday, September 12, 2012
Learning From Crab
Dalam Roma 12 : 15 : “Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!” Pertanyaan muncul lebih mudah mana Bersukacita dengan orang bersukacita? atau Menangis dengan orang menangis ? Banyak orang menjawab lebih mudah bersukacita dengan orang bersukacita. Benarkah ?? Sebagai bahan perenungan baca cerita di bawah ini :
Di Filipina, masyarakat pedesaan gemar sekali memakan kepiting sawah. Karena bentuknya yang kecil dan rasanya yang lezat. Kepiting itu dengan mudah dapat ditangkap di malam hari. Kemudian kepiting-kepiting tersebut dimasukkan ke dalam baskom tanpa diikat. Keesokan harinya kepiting itu akan direbus dan disantap sebagai lauk pauk beberapa hari. Yang paling menarik adalah kepiting ini akan berusaha sekuat tenaga untuk keluar dari baskom menggunakan capit-capitnya yang kuat. Namun pemburu kepiting hanya tenang walau kepiting akan meloloskan diri dari baskom. Si pemburu tahu betul akan sifat kepiting yaitu jika ada kepiting yang mencoba keluar dari baskom maka teman-temannya pasti akan menariknya ke dasar. Jika ada kepiting lain yang akan naik maka temannya akan menariknya turun. Begitu seterusnya sampai kepiting itu kehabisan tenaga dan tidak ada yang berhasil keluar. Keesokan harinya pemburu akan merebus kepiting tersebut. Itulah akibat dari sifat kepiting yang dengki itu.
Refleksi dan Kontemplasi :
Begitu juga dalam kehidupan ini terkadang tanpa sadar sifat dari kepiting yang dengki itu menjadi bagian hidup manusia. Kadang kita tidak bisa gembira melihat pelayanan orang lain diberkati, melihat teman bisnis kita lebih sukses, atau melihat tetangga kita mengalami keberhasilan, justru yang ada adalah sifat iri hati. Ingat !! Sifat dengki atau iri hati itu justru akan membunuh kehidupan kita sendiri. Kita justru sering bersorak melihat teman kita mengalami musibah, teman kita tidak diberkati. Betapa jahatnya hati kita, Mari kita instropeksi diri !! Lihat dalam Roma 12 : 15, harusnya kita bersimpati ketika melihat teman mengalami musibah dan bersukacita ketika melihat teman kita berhasil.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.