Wednesday, September 12, 2012

BERGAUL DENGAN TUHAN


BERGAUL DENGAN TUHAN
Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun lagi, setelah ia memperanakkan Metusalah, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. Jadi Henokh mencapai umur tiga ratus enam puluh lima tahun. Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah. Kejadian 5:22-24

Dalam edisi kali ini kita akan belajar tentang pribadi yang bernama Henokh. Henokh termasuk pribadi yang dalam firman Tuhan mendapat kesaksian bahwa hidupnya berkenan kepada Allah ( Ibrani 11:5). Kalau kita menilik dalam ayat itu ternyata ada sebuah cuplikan singkat mengapa hidup Henokh berkenan kepada Allah ternyata tidak lain adalah karena hidup Henokh bergaul dengan Tuhan. Dalam kejadian 5 :22-24 dikatakan dengan jelas bahwa Henokh hidup bergaul dengan Tuhan dan akhirnya Tuhan mengangkatnya/tidak mengalami kematian. Ini yang akan kita pelajari dalam beberapa waktu ini.



Dalam terjemahan Amplified Bible kata bergaul dengan Allah dinyatakan dengan “walked with God ( habitual in fellowship/persekutuan intim yang sudah menjadi kebiasaannya) berarti dalam ayat ini bahwa Henokh berjalan dengan Tuhan dalam sebuah persekutuan yang intim selama 300 tahun lagi. Artinya selama waktu itu Henokh selalu mengisi waktunya dengan persekutuan yang intim dengan Tuhan. Dalam hal ini kata kuncinya adalah “KONSISTENSI dan ENDURANCE”. Konsisitensi dan ketahanan Henokh membangun hubungan terus dengan Tuhan membuahkan hasil yang luar biasa yaitu hidupnya bekenan kepada Allah dan mengalami pengangkatan dari Tuhan. Sebuah hubungan yang kental ,kuat dan dipercaya  tidak bisa dibangun dalam waktu yang singkat dan sekejap, semuanya membutuhkan konsisitensi dan ketahanan untuk terus membangun hubungan yang berkualitas. Begitu juga dengan kita, apakah kita terus membangun hubungan Tuhan setiap waktu/setiap hari dalam hidup kita ? ataukah kita hanya menjadi seorang  dengan sistem SKS (sistem Kebut semalam) ? Hubungan yang berkualitas perlu dibangun terus  dan diuji lewat rentang waktu. Kalau Henokh bisa membangun kehidupan yang intim dengan Tuhan maka tentunya kita pun sebagai orang di jaman modern bisa juga untuk melakukan hal itu karena semua tokoh Alkitab adalah manusia juga sama seperti kita.  Justru yang menjadi penghambat keintiman dengan Tuhan sehingga tidak bisa konsisten karena terlalu banyak “BERHALA” yang ada di dalam hidup/hati kita. Berhala modern bukanlah seperti dulu yang selalu dengan tempat pemujaan/patung dll. Tapi berhala modern adalah segala sesuatu yang menarik kita jauh dari Tuhan, misal Handphone, Internet, gadget, pacar dll.
Mari kita kembali kepada hati yang bergaul dengan Tuhan. Dengan jelas bahwa orang yang bergaul dengan Tuhan itu tidak akan mendapat malu. Mari bangun keintiman dengan Tuhan. Tunggu apa lagi ? Lets Pray, Worship with All of Heart and Strength. Gbu. Ping An.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.